Kamis, 20 Februari 2014

PERSIK KEDIRI


Jumat, 01 Januari 2010

SEJARAH PERSIK KEDIRI

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDLAhG4g495uUJgdhuVL803SxPSk4GmV18vAD3mr5INITYtR-ENymQEU_ifcxa2C29X9SMtHtAPp_tjGbnGEv_NWyDGZWZd22o8wAGIAZs0OTt4NEfVYKIxexvqE_VfNpcSMz0QAmVuUw/s320/team-persik.jpg
Persik Kediri didirikan oleh R Muchamad Machin, THD Rahmat (Liem Giok Djie), dan M Sanusi. Tiga serangkai itu merupakan tokoh di masanya. R Mochamad Machin adalah Bupati Kediri periode itu, kemudian Liem Giok Djie (Om Djie) adalah salah satu direktur PT Gudang Garam Tbk saat itu. Setelah duapuluh tahun dari masa pendirian, prestasi Persik masih berkutat di Komda PSSI Jatim. Pada dekade ini, tampuk organisasi Persik dipegang silih berganti. Diantaranya adalah Samuel David Halawane, H Moh Saleh, Om Djie, serta M Rukhimat SH. Baru pada tahun 1980, Persik mulai menembus pentas sepakbola Jawa Timur dengan prestasi tim juniornya mewakili Jatim ke babak 12 besar nasional di Semarang (1982), dan tim senior menjadi juara III kompetisi divisi II Komda PSSI Jatim (1984, 1989, dan 1993). Sayangnya Persik selalu gagal menembus putaran nasional. Prestasi Persik mulai terangkat saat Kota Kediri dipimpin H.A. Maschut pada tahun 2000 dengan menjadi juara Divisi II Nasional dan meraih tiket promosi ke Divisi I. Setelah dua tahun berada di Divisi I, Persik meraih sukses pada pentas Divisi I Liga Indonesia 2002. Pada babak penyisihan, Persik berhasil lolos dari Grup 3 bersama dengan PSJS Jakarta Selatan. Berhasil melewati persaingan ketat denga bangkit mengalahkan Persma 2-1, dan Persegi Gianyar 2-1 untuk menjadi juara. Puncak prestasi Persik terjadi pada tahun selanjutnya. Dengan status pendatang baru di DivisiUtama Liga Indonesia 2003 yang memainkan kompetisi satu wilayah, mereka bisa menjadi juara dengan mengantongi nilai 67 dari hasil 18 kali menang, 13 seri, dan 7 kali kalah. Prestasi tim Persik pada saat itu memang cukup fenomenal. Persik adalah satu-satunya tim yang tidak pernah kalah bermain di kandangnya. Selain itu Persik merupakan tim yang paling agresif dengan torehan 72 gol, dan pertahanan paling baik dengan hanya kemasukan 32 gol. Selama 38 pertandingan yang diikutinya, klasemen terbawah Persik terjadi pada pertandingan ketiga saat mereka menduduki urutan ke-18. Setelah itu mereka terus menanjak sampai pekan ke-23 mereka kembali dapat meraih posisi puncak. Pada pertandingan ke-31 Persik terus berada di puncak dan tidak terkejar sampai pertandingan terakhir.


SUMBER :http://www.ultraskediri.com/Sejarah-Persik.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

MACAN PUTIH KEDIRI


Rabu, 19 Februari 2014

AREMA MALANG



Arema - Persema
Wednesday, 19 February 2014 12:56
http://www.malang-post.com/images/stories/AREMA-PERSEMA/2002-Remalat-gustavo.gifMALANG-Setelah absen pada dua laga terakhir Arema Cronus di Indonesia Super League (ISL) 2014, Gustavo Lopes kini sudah siap tampil penuh jika dipercaya sebagai starter saat menghadapi Barito Putera, Jumat (21/2) besok. Kesiapan Gustavo Lopes untuk tampil 90 menit lantaran pemilik nomor punggung 8 ini sudah sembuh dari cedera.
Berbeda dengan saat latihan bersama Arema Minggu (16/2) lalu yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama fisioterapis tim di pinggir lapangan, kemarin (19/2) di Stadion Gajayana pemain kelahiran 28 April 1983 ini sudah berlatih normal.
Dikonfirmasi usai latihan, ia mengaku bahwa cedera otot paha yang didapat ketika uji lapangan di Stadion Jakabaring Palembang lalu sudah pulih.
“Saya sudah merasa enak. Tidak ada lagi rasa sakit saat bermain,” ujarnya kepada Malang Post.
Dalam latihan pagi kemarin, Gustavo Lopes tampak serius menunjukkan peforma terbaiknya. “Saya sengaja ingin menunjukkan kepada pelatih bahwa saya sudah sembuh dan siap bermain di pertandingan,” jelas mantan pemain Persela Lamongan ini.
Jika diturunkan dalam laga kontra Barito Putera besok (21/2), Gustavo berjanji akan bermain sepenuh hati. Ia menegaskan dirinya akan bermain seperti biasanya. Mengenai rasa takut akan kambuhnya cedera, Gustavo Lopes mengaku tidak ada rasa takut dan tetap akan bermain total.
Hanya saja, playmaker Singo Edan ini mengungkapkan rasa percaya dirinya menurun pasca cedera ini.
“Saya sudah satu minggu tidak menyentuh bola. Jadi saya ingin meningkatkan mental dan percaya diri,” tegasnya.
Gustavo sendiri sejauh ini sudah mengkoleksi dua gol untuk tim kebanggaan Aremania ini sepanjang ISL 2014 bergulir. Gol perdananya dicetak ke gawang Persijap Jepara (3/2) dengan kaki kirinya, sedangkan gol kedua dibuat melalui tendangan bebas ke gawang Persik Kediri (6/2).
Pada pertandingan besok, Gustavo Lopes juga berharap agar tim asuhan duet pelatih Suharno-Joko ‘Gethuk’ Susilo mampu melanjutkan tren positif dengan terus meraih kemenangan. “Saya ingin kembali bermain baik dan membuat Arema menang,” tandasnya.
Terpisah, Pelatih Arema, Suharno senada dengan Gustavo Lopes bahwa cedera yang mendera pemain asal Argentina ini sudah pulih.
“Semua pemain sudah siap untuk tampil. Tidak ada lagi yang dalam kondisi cedera,” tambah pelatih asal Klaten ini.(rul/jon)
Last Updated on Wednesday, 19 February 2014 13:04